Apa yang Kita Dapatkan Dari Filsafat

Banyak orang berpikir bahwa filsafat menyesatkan sebagai cara berpikir. Hal ini disebabkan oleh pendidikan cara berpikir kita yang sederhana, karena kita tidak pernah melatih diri untuk konstruksi cara berpikir yang adil. Cara berpikir kita yang masih monoton, yang lebih banyak dipengaruhi oleh lingkungan, yang tidak bebas, dan mengikuti aturan yang sama sekali tidak jelas. Di … Lanjutkan membaca Apa yang Kita Dapatkan Dari Filsafat

PEREMPUAN

Harusnya Lara menangis kali ini, dengan begitu kerasnya pukulan yang diterima oleh hatinya. Orang-orang yang mulai merendahkan perilakunya, menuntut bagaimana harusnya perempuan beradab, berlaku, dan bersosial. Perempuan yang harusnya membungkuk, mendahulukan laki-laki, berada satu baris di bawah laki-laki. Perangai Lara di tengah pergaulan orang-orang sering mengundang kritik. Lara yang suka bermain layang-layang, Lara yang bercelana … Lanjutkan membaca PEREMPUAN

Pohon dan Imajinasi

Sore itu kawanan semut hitam baris-berbaris memanjat. Rupanya ia mau mengubur salah satu pohonku. Selamatkan aku, mungkin pekik pohon itu ketika Aku yang baru saja mau keluar rumah namun langsung mengurungkan niat, untuk segera ambil sikap. Ia adalah pohon manggisku yang paling rewel dibandingkan pohon lainnya. Tumbuh-kembangnya yang lambat, juga produksi sampahnya yang paling besar … Lanjutkan membaca Pohon dan Imajinasi

Membalas Surat Kartini

Kartini adalah penulis yang banyak memberikan pencerahan terhadap situasi di era kolonialisme bangsa ini, sehingga apa yang terjadi saat ini tidak sedikit adalah pencerahan dari tulisan-tulisan Kartini di masa Hidia-Belanda. Pencerahan itu berupa kritik yang tajam mengenai praktik tanampaksa, yang didalangi oleh para penjajah dan campur tangan pribumi feodal, rakyat kita sendiri. Tanampaksa merupakan praktik … Lanjutkan membaca Membalas Surat Kartini

Ex-Digulist: Malam dan Satu Cerita Kesedihan

Istri baru saja pulang kerja, menghampiriku menyalami tangan dengan kecupan, “Dek, tolong ambilkan Abang buku merah di atas meja itu.” Lalu ia datang dengannya dan secangkir kopi. “Sini duduk, Abang hendak bercerita tentang buku ini.” Bukannya duduk malah ia rebahkan kepalanya pada pahaku, Aku mengusap ubun-ubunnya dan membuka lembaran pertama buku. Buku Cerita dari Digul … Lanjutkan membaca Ex-Digulist: Malam dan Satu Cerita Kesedihan

Membela Buku-Buku

Katanya buku itu mulia, tapi begitu sulit untuk dibela. Sesulit membela burung-burung dari pemburu. Ketika orang sudah melupakan buku, maka sejujurnya kita telah melupakan "diri". Bukankah sejarah yang menjadikan kita hidup, sedang sejarah itu ditulis dalam buku. Katanya buku itu baik, tapi begitu banyak orang tidak baik sangka padanya. Seperti yang asing, orang-orang membelakangi. Padahal … Lanjutkan membaca Membela Buku-Buku

Mata

Malam tumpah menjadi tudung, untuk mata kala itu Bertemu ia dengan mata yang lain, riuhlah jagat raya Heranlah mata Yakinlah ia Rasa-rasa dinginnya malam menjerat dalam mata Bertemu ia dengan mata yang lain, riuhlah jagat raya Menyapalah mata Genaplah ia