Pernikahan Usia Anak [Flash Fiction]

Seluruh orang di masjid tercangah melihat sang kakek itu mengamuk dengan bambu runcingnya.

“Pergi kau kompeni, sialan!.”

Penghulu itu menghampirinya. “Ada apa Kek?.”

“Dia menggundik anak gadis, ini bukan rumah bordil.”

Orang-orang memalingkan pandangan ke pasangan pengantin, mencari siapa kompeni dan siapa yang digundik, sedangkan hanya ada si gadis 18 tahun dan calon pasangannya.

“Aku kira kita sudah merdeka Kek.”

“Iya benar kita sudah lama merdeka!.”

“Merdeka matamu! Dulu kekasihku digundik kompeni padahal Ia masih mau sekolah.”

“Haha… ini tahun 2016 Kek.”

Semua orang menertawai si Kakek terbahak-bahak.

Kemudian sang Kakek berpaling dan pergi sambil melempar bambu runcingnya “Kita belum merdeka, ketahuilah”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s