Kepada Orang Yang Patah Hati


Kepada orang yang sedang patah hati,

Persilakan hatimu merampungkan penyesalan sampai ia lega kembali.

Mungkin irama nafasmu tidak seperti biasanya lagi, kamu akan menghirup nafas lebih besar dari biasanya dan memaksanya keluar kembali, bagimu itu akan melegakan. Padahal tidak.

Air matamu mungkin tak kuat untuk kamu bendung, maka lekas relakan ia terjatuh sampai membentuk garis di pipimu, menangis sekencang-kencangnya sampai kamu tidak sanggup untuk membuka mata. Tariklah selimut tebalmu untuk menutupi betapa malunya kamu menangisi keadaan, karena mungkin bagi orang menangis karena bersedih itu hal konyol. Matikan lampu kamarmu dan nyalakanlah api lilin kecil karena mungkin kamu butuh sesuatu untuk menemanimu meratapi nasib. Setiap orang mempunyai caranya sendiri meratapi kesedihan.

Sampai kamu lupa pada waktu yang begitu setia itu, maka bergegaslah sirami kesedihanmu dengan mandi dan berendam. Sudah saatnya kamu tumpahkan semuanya, sabun mungkin akan membersihkan kulitmu yang berdaki, tapi tak membersihkan luka semalam. Maka berjalanlah ke pojokan kamar dan temukan sebuah cermin sampai kamu melihat wajahmu yang begitu kusut dan terluka, di sini kamu bisa berkata pada wajah yang lusut itu “Aku pantas untuk bahagia”.

Tapi selama kamu sendirian mungkin bayangan akan terus menghantuimu, keluarlah, cari kesibukan, hubungi teman dekatmu dan kunjungilah mereka sampai mereka akhirnya menertawai masalahmu dan kamu juga akan ikut tertawa geli. Perlahan senyum tipis di bibirmu akan muncul, usahamu untuk keluar dari belenggu kesedihan perlahan menemukan titik baru.

Dia mungkin telah hilang, tapi di pikiranmu ada kisah yang terukir dan tak akan pernah hilang. Ketika kamu mengunjungi tempat yang biasanya kamu kunjungi bersama, kini tempat itu seolah-olah menjadi asing bagimu, seorang pelayan yang biasanya melayanimu akan bertanya, “kok sendirian?” yang bakal kamu balas hanya dengan senyuman.

ketahuilah bahwa orang-orang hanya akan datang dan pergi, seperti kata malaikat Jibril pada Muhammad, mencintailah sesukamu karena pasti kamu akan berpisah dengannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s