Yogyakarta.

Waktu serasa semakin cepat untuk berlalu, seperti menghitung jari dari satu hingga kini sudah tujuh, tujuh tahun berlalu di Kota Jogja. Maka sudah siapkah Aku mengakhiri kota ini.

Caraku berkenalan dengan kota ini juga begitu sangat sederhana, tanpa kesengajaan. Dengan tidak sengaja aku melabuhkan diri di kota ini, tentu bukan dengan ketidakinginan hanya saja tanpa ada rencana yang matang, orang Aku memilih Jogja hanya Karena there is no other choice maka jadilah Jogja sebagai sebuah pilihan, dulu Aku mempunyai angan untuk melanjutkan sekolah untuk bisa masuk di jurusan Hubungan Internasional or at least masuk di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Meski kemampuan bahasaku tidak begitu baik di Bahasa Inggris, namun pernah ada tekat yang besar dulunya. Dan Jogja telah melenyapkan mimpi tersebut, yang akhirnya membuatku masuk di arena yang sangat berbanding terbalik dengan yang awal, Aku masuk pada bidang dakwah kesosialan, jurunsan Pengebangan Masyarakat Islam di UIN Sunan Kalijaga. Dan itu berlanjut hingga kini, pada tahap pascasarjana, masih berkaitan dengan keilmuan sosial, masuk di jurusan Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan di UGM. Semua berkat Jogja. Semua karena Jogja.

Jogja ini terlalu nyaman bagi siapa pun, terutama bagi orang yang terlanjur jatuh hati pada kenyamanan yang disajikan, orang-orang yang seperti Aku ini berat untuk berkeluh kesah namun ringan untuk hanya sekedar memberikan pujian atas kota ini, Yogyakarta. Bagaimana tidak Bro, orang seperti Aku ini, yang dulunya datang dengan mimpi kosong, hanya dengan modal keberanian melewati batas kenyamanan bersama keluarga, pergi jauh memilih hidup sendiri, hingga akhirnya kini dua gelar pendidikan berkalung pada leherku, berkat Jogja. Ah, sudah ku bilang bukan, terlalu ringan jika hanya untuk memberikan pujian, namun bukan berarti tiada sesuatu yang bersifat celaan di kota ini, banyak sekali pastinya namun tetap saja berat untuk memberikan sumpah serapah itu.

Di Jogja Aku pernah menjadi seorang pedagang, pernah menjadi seorang guru les ngaji dan jadi guru di salah satu sekolah dasar Muhamadiyah, bahkan pernah menjadi seorang pelayan café. Semua jenis pekerjaan itu pernah ku cicipi dengan begitu nikmat. Dan Aku telah menyadari bahwa menjadi seorang perantau maka kita akan mengenal suatu batsan dalam hidup, bukan berhenti hanya pada ”kenalan” dengan batasan tersebut, tapi melewati batasan-batasan pada hidup kita. Pada tahap “sarjana” kerjaanku mungkin hanya itu saja, namun kini pada tahap selanjutnya –pascasarjana– pekerjaanku mulai naik podiumnya, menjadi penulis blog, menjadi researcher di berbagai kota, tahun lalu meneliti di Gresik dan tahun ini di Subang, dan yang paling menarik bagiku kini aku tengah menulis sebuah novel yang suatu saat memang harus ku terbitkan. Namun Aku belum lagi pantas disebut sebagai penulis yang aktif, terlebih jika disebut expert, no way. Hanya saja mulai gemar menulis kebaikan dan semoga hal ini bias berlanjut untuk kedepannya.

Masuk pada poin inti tulisan ini, di mana Jogja memang harus segera Aku tinggalkan. Sedih Bro. Tahun ini adalah yang terakhir, semua tanggung jawab perlahan mulai terselesaikan dibarengi dengan kepergian teman-teman lama di Jogja, maka memang sudah seharusnya dan sepantasnya Aku juga berpamitan dengan kota ini. Dan tentu juga jika Aku datang dengan ketidaksengajaan maka Aku juga akan pergi dengan itu, pergi tanpa rencana, berpisah tanpa berpamitan yang terlihat tidak sopan seperti Aku yang datang juga dengan tidak sopan itu.

Banyak hal yang sudah ditempa sejauh ini, bersama Jogja dan seisinya. Dan akan lebih banyak lagi yang harus dihadapi di luar sana, tanpa Jogja.

 

Iklan

9 pemikiran pada “Yogyakarta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s